Tawangsari - Tidak terasa sudah memasuki tahun kedua sejak diumumkan adanya Pandemi Virus Covid-19 sejak Maret 2020 lalu. Tragedi ini tentu masih menimbulkan dampak buruk disemua aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, agama, sosial, ekonomi, dan budaya.
Beberapa varian yang muncul karena adanya mutasi virus corona mengakibatkan pandemi ini tidak kunjung usai. Varian Delta yang pada pertengahan tahun 2021 kemarin setidaknya ada beberapa warga Kalurahan Tawangsari meninggal dunia. Satgas Covid-19 Kalurahan Tawangsari tidak henti-hentinya melakukan 3T (Testing, Tracing, Treatment) untuk mencegah penularan virus Covid-19.
Memasuki awal tahun 2022 yang disebut varian delta sudah bisa diatasi dengan memaksimalkan vaksinasi, kini muncul kembali varian Omicron. Walaupun belum ada laporan bahwa warga Kalurahan Tawangsari terjangkit virus dari China ini.
Berdasarkan informasi dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kapanewon Pengasih ada 13 warga yang terkonfirmasi Covid-19. 13 kasus tersebut tersebar di 3 kalurahan, yakni Margosari, Karangsari, dan Pengasih.
Mengantisipasi hal demikian, Pemerintah Kalurahan Tawangsari telah melakukan Refokusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan Tahun 2022 dengan mengalokasikan 8% dari Dana Desa untuk Penangan Covid-19. Harapannya semua Warga Tawangsari tetap menjaga Protokol Kesehatan ketat sehingga tidak ada Kasus Covid-19 di Kalurahan Tawangsari di Tahun 2022 ini.