Kalurahan Tawangsari

Kapanewon Pengasih
Kabupaten Kulon Progo - Daerah Istimewa Yogyakarta

Artikel

Doa dari Desa Para Dalang: Anak-anak yang Selalu Main HP Jadi Cinta Wayang

Administrator

04 September 2019

399 Kali Dibaca

Kevin Rabbani masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar Muhammadiyah Mutihan, Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Meski baru berusia 11 tahun, bocah asal Desa Krembangan, Kecamatan Panjatan ini lincah memainkan wayang kulit di hadapan ratusan warga Desa Tayuban. Siang itu, Kevin memainkan perseteruan antara Gatotkaca, putra Bimasena, dengan Setijo, putra Sri Kresna.

Dalam iringan tempo cepat gamelan, Kevin mengadu kedua tokoh itu seolah terjadi pertempuran hebat. “Ini cerita dengan lakon Setijo yang mencoba merebut wahyu senopati dari Gatotkaca, tapi berhasil dihalangi Gatotkaca,” kata Kevin di halaman Balai Desa Tayuban, Sabtu (31/8/2019).

Masing-masing anak membawa wayang kertas dan menancapkannya pada debok pisang di hadapan mereka. Kevin lalu memainkan wayang. Suara bonang, gambang, gong, kendang, dan kempul, bersahutan sepanjang satu jam aksi Kevin itu.  Ratusan anak ikut menarikan wayang kertas ketika menyaksikan dalang cilik Kevin Rabbani beraksi di panggung wayang di Balai Desa Tayuban, Panjatan, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Wayang kertas di tangan anak-anak itu jadi seperti mainan yang menyenangkan mereka.) Ratusan anak terpancing. Ada yang menarikan wayang kertasnya, gunungannya, dan hanya sedikit sekali yang cuma diam. Wayang kertas di tangan anak-anak itu jadi seperti mainan yang menyenangkan mereka. “Kami ingin nguri-uri kabudayan dalam hal ini seni pedalangan karena ini adalah sejarah dari desa ini,” kata Danang Nur Widaryanto, Pendamping Desa Budaya Tayuban, Sabtu (31/8/2019). Hari ini sebenarnya berlangsung tradisi merti desa atau bersih desa yang diikuti 7 dusun yang ada di Tayuban. Bersih desa merupakan kegiatan tahunan dalam rangka mengucap syukur atas hasil panen dan diberinya ketenteraman desa.

Pagelaran wayang yang dibawakan dalang cilik ini merupakan salah satu rangkaian dari merti desa ini. Merti desa ditutup dengan wayang semalaman.  Penghargaan pada merti desa diwujudkan lewat penampilan warga dalam balutan pakaian adat, yang perempuan bersanggul dan berkebaya. Para pria bersurjan, belangkon, dan keris menyelip di panggul belakang. Tidak hanya bagi yang dewasa, tetapi juga anak-anak. Kirab tidak hanya dengan membawa gunungan saja. Kirab juga diikuti anak-anak sambil membawa wayang dengan tokohnya masing-masing. Wayang yang dibawa ada yang berbahan kulit tetapi banyak yang terbuat dari kertas dengan ukuran yang memang sama dengan wayang kulit asli. Seusai mengikuti serangkaian prosesi merti dusun, mereka ikut menyaksikan Kevin beraksi.  Anak-anak sambil membawa wayang menjadi pra-lambang bahwa desa ini dibingkai kebudayaan. Kegiatan wayang dan pedalangan coba terus dikembangkan di kalangan muda warga desa, utamanya usia dini, di tengah kehidupan agraris.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Doa dari Desa Para Dalang: Anak-anak yang Selalu Main HP Jadi Cinta Wayang...", https://regional.kompas.com/read/2019/09/01/11003921/doa-dari-desa-para-dalang-anak-anak-yang-selalu-main-hp-jadi-cinta-wayang
Penulis : Kontributor Yogyakarta, Dani Julius Zebua
Editor : Caroline Damanik

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Statistik Desa

Aparatur Kalurahan

Lurah

TUPAR

Carik

TRI SULISTIYO, S. Kom

Panata Laksana sarta Pangripta

RUDIYANTA, SH

Danarta

RR. RETNO PRASTIWININGRUM.. SE

Kamituwa

KARTINI DWI SUSILOWATI, S.TP., M.Sc

Ulu-ulu

ROHMAT ARIFIN

Dukuh Janturan

MARYOTO

Dukuh Menggungan

SUPANGAT

Dukuh Soropadan

SUMARDI

Dukuh Garang

PRABOWO

Dukuh Tegal Perang

RIZKA WARID HARDYANTO

Dukuh Kopok Wetan

MUJIMAN

Dukuh Kopok Kidul

SAMBADI

Dukuh Kopok Kulon

HERU PARSETIYO

Dukuh Bujidan

TRIYANA

Dukuh Jombokan

ADI NUR ASTONO, S.Pd

Dukuh Soronanggan

RINI KUSUMA WARTI

Dukuh Siluwok Lor

GREIS HANANTO

Dukuh Siluwok Kidul

GIYO SUPRIYATNO

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Kalurahan Tawangsari

Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, 34

Galeri Video

Video Desa 1
Video Desa 2
Video Desa 3

PETA JALAN 3D

Kantor Kalurahan
Jalan Kyai Ronggo

Transparansi Anggaran

APBK 2026 Pelaksanaan

Pendapatan

AnggaranRealisasi
Rp 2.105.808.545,00RP 0,00

Belanja

AnggaranRealisasi
Rp 2.568.910.478,00RP 0,00

Pembiayaan

AnggaranRealisasi
Rp 429.497.613,65RP 0,00

APBK 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 61.438.616,00RP 0,00

Hasil Aset Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 9.000.000,00RP 0,00

Lain-Lain Pendapatan Asli Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 58.433.600,00RP 0,00

Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 355.072.000,00RP 0,00

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

AnggaranRealisasi
Rp 184.737.921,00RP 0,00

Alokasi Dana Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 871.953.408,00RP 0,00

Bantuan Keuangan Provinsi

AnggaranRealisasi
Rp 555.000.000,00RP 0,00

Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-Tahun Sebelumnya

AnggaranRealisasi
Rp 1.800.000,00RP 0,00

Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah

AnggaranRealisasi
Rp 8.373.000,00RP 0,00

APBK 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 1.516.870.342,00RP 0,00

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 846.079.500,00RP 0,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 40.924.047,00RP 0,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 157.743.950,00RP 0,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 7.292.639,00RP 0,00

Lokasi Kantor Kalurahan

Latitude:-7.882501681418011
Longitude:110.12025584745216

Kalurahan Tawangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo - Daerah Istimewa Yogyakarta

Buka Peta

Wilayah Kalurahan