Kalurahan Tawangsari
Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo - 34
Administrator | 11 September 2019 | 414 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
11 September 2019
414 Kali Dibaca
Sebut saja Candi Borobudur, Bukit Rhema (Gereja Ayam), Goa Maria Sendangsono, Punthuk Setumbu dan masih banyak lainnya, merupakan beberapa destinasi wisata yang berada di seputaran Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Banyak wisatawan nusantara maupun mancanegara sejak lama memilih daerah ini sebagai tempat untuk melancong dan mengisi waktu luangnya dengan berwisata. Namun, untuk bisa menikmati seluruh destinasi yang ada di daerah ini, nampaknya tak akan bisa dihabiskan hanya dengan waktu satu hari saja.
Seperti yang telah diketahui, jika suatu daerah atau wilayah mendapatkan banyak kunjungan wisatawan, maka yang akan terjadi adalah perputaran ekonomi yang lebih besar akan terjadi di tempat tersebut.
Lalu Kementerian BUMN menangkap potensi yang sangat besar itu di wilayah Kecamatan Borobudur. Potensi tersebut akhirnya memprakarsai tercetusnya sebuah program bernama Balai Ekonomi Desa (Balkondes).
Balkondes sendiri merupakan program dari Kementerian BUMN sebagai pematik perekonomian lokal desa berbasis pariwisata (Community Based Tourism).
Balkondes telah menjadi solusi tepat bagi para wisatawan untuk bisa menambah waktu lama tinggalnya di seputaran destinasi wisatawa di Borobudur. Hal ini juga tentunya memberi dampak positif yang bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Direktur PT Manajeman CBT Nusantara, Jatmika Budi Santoso selaku pihak pengelola Balkondes menuturkan, sampai saat ini setidaknya telah ada sebanyak 20 Balkondes yang tersebar di beberapa titik di Kecamatan Borobudur.
Dari masing-masingnya, setiap Balkondes memiliki potensi lokal menarik yang bisa dirasakan langsung oleh wisatawan yang berpelesir ke berbagai destinasi wisata yang ada di Borobudur.
Contohnya saja seperti Balkondes Tuksongo, di mana para wisatawan yang memilih tinggal sementara di sini bisa langsung merasakan bagaimana kecanggihan teknologi digital saat ini, yang dipadukan dengan nuansa pedesaan khas Indonesia.
Para wisatawan akan dimanjakan dengan beragam suguhan menarik wisata budaya, kesenian, pendidikan, agrowisata dan masih banyak lainnya.
“Setiap Balkondes Sebetulnya Memiliki Potensinya Masing-Masing, Dan Hal Ini Tentunya Dikelola Secara Langsung Oleh Warga Sekitar. Kita Ambil Contoh Lain.Misalnya Seperti Balkondes Bigara, Di Mana Wisatawan Bisa Melihat Potensi Cokelat Yang Ada Di Sana.Atau Mungkin Balkondes Tanjungsari, Di Mana Di Sana Terdapat Potensi Madu, Tahu Dan Kerajinan Batu Yang Bisa Ditemui Langsung Oleh Wisatawan,”Tutur Jatmika.
Asisten Pendampingan Balkondes, Hatta melanjutkan, untuk pembangunan Balkondes di beberapa titik di Kecamatan Borobudur memang sengaja menunjukan potensi lokal yang ada di setiap Balkondesnya. Kata Hatta, hal ini tidak sengaja diciptakan saat Balkondes didirikan, namun sudah menjadi potensi yang sudah ada dan dilakukan oleh masyarakatnya sejak lama.
“Hal Ini Menjadi Daya Tarik Tersendiri Bagi Para Wisatawan, Di Mana Mereka Selain Bisa Menikmati Banyaknya Destinasi Wisata Di Kecamatan Borobudur, Wisatawan Pun Bisa Menambah Waktu Lama Tinggalnya Di Balkondes Dengan Beragam Fasilitas Yang Nyaman, Dan Juga Bisa Merasakan Langsung Bagaimana Potensi Lokal Yang Sudah Ada Sejak Lama Di Setiap
Balkondesnya,”Papar Hatta.
Tingkatkan ekonomi warga sekitar
Papar Hatta lagi, seiring berjalannya waktu, Balkondes mampu meningkatkan perekonomian warga sekitar.
Walau masih harus lebih ditingkatkan, setidaknya dengan adanya Balkondes upaya yang dilakukan oleh masyarakat selama ini untuk peningkatan perekonomiannya jadi lebih maksimal.
Dampak nyata yang bisa dilihat di antaranya seperti desa yang saat ini memiliki usaha melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), kebanggaan masyarakat akan desanya yang semakin meningkat, dan juga bertumbuhnya peluang usaha di tengah masyarakat.
“Dengan Kondisi Yang Tidak Sama Antar Desa, Seperti SDM, Semangat Juang Dan Lainnya, Ada Salah Satu Desa Yang Menjadi Tempat Didirikannya Salah Satu Balkondes Mampu Menyetor Pendapat Asli Desa Sebesar Rp 80.000.000. Selain Itu, Salah Satu Fungsi Balkondes Sendiri Adalah Etalase Produk Desa, Yang Menjalankan Fungsi Marketing. Dengan Adanya Balkondes Tentunya Sangat Membatu Meningkatkan Perekonomian Warga Sekitar,” Papar Hatta.
Selain itu, ada beberapa desa yang menjadi lokasi dari Balkondes memiliki potensi unggulan di bidang pertanian dan kerajinan tangan. Contohnya saja seperti Balkondes Karangrejo yang saat ini sedang fokus mendalami penanaman strawberi dan pengolahan pupuk organik. Selain itu ada Balkondes Sambeng yang banyak menghasilkan buah-buahan seperti durian, rambutan, mangga dan masih banyak lagi.
“Demikian Pula Dengan Kerajinan. Contohnya Seperti Balkondes Ngadiharjo Mempunyai Semacam Artshop Yang Memajang Hasil Kerajinan Bambu Masyarakat. Contoh Produknya Sendiri Seperti Kerajinan Bambu Tirai, Kerajinan Carangan Bambu, Pulpen, Baki, Cangkir Dan Masih Banyak Lagi. Kami Berharap Dengan Adanya Balkondes Bisa Mengembangkan Produk-Produk Lokal Yang Sudah Ada, Juga Bisa Memunculkan
Untuk lebih meningkatkan lagi potensi masyarakat dan Balkondes, PT Manajemen CBT Nusantara menggandeng Sinergi Nusantara menginisiasi acara menarik yakni sebuah gelaran musik bernama Balkonjazz Festival 2019 yang siap diselenggarakan pada 14 September 2019 besok di Balkondes Tuksongo.
Festival ini tercipta dari proses kolaborasi antara budaya yang telah ada sejak lama di daerah tersebut, bersama musik dari para musisi ternama Indonesia.
Inisiator dan Direktur Balkonjazz Festival, Bakkar Wibowo dari Sinergi Nusantara menjelaskan, Balkonjazz Festival tidak hanya menjadi sebuah gelaran musik pada umumnya. Sebab, para pengunjung di Balkonjazz nanti akan dibuat terpesona oleh panorama alam sekitaran Balkondes, sambil ditemani oleh pertunjukan musik memukau. Tentu hal ini akan menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan bagi siapa saja yang melibatkan dirinya di sana.
“Balkonjazz Festival 2019 Segera Kami Suguhkan Kepada Masyarakat Indonesia.Kami Berharap Festival Ini Akan Menjadi Awal Yang Baik, Di Mana Masyarakat Indonesia Mengetahui Bahwa Ada Banyak Potensi Ekonomi Lokal Yang Luar Biasa Dimiliki Oleh Masyarakat Di Seputaran Balkondes. Dan Harapannya Nanti, Akan Lebih Banyak Lagi Wisatawan Dan Pelaku Ekonomi Yang Akan Datang Ke Sini,” Jelas Bakkar.
Dalam Balkonjazz Festival 2019 nanti, setidaknya ada sederet nama musisi besar Indonesia yang akan ditampilkan. Seperti Yura Yunita, Rio Febrian, Payung Teduh, Dialog Dini Hari, Langit Sore, Tashoora, Nostress dan Frau. Selain itu, dalam penyelenggaraan festival ini, ada fasilitas VIP Package yang bisa dinikmati oleh pengunjung.
Kata Bakkar, fasilitas VIP Package ini dibagi menjadi beberapa kelas dan harga. Seperti kelas
Silver dengan harga Rp 550.000, Gold Rp 850.000, Platinum Rp 1.300.000, Diamond Rp
1.500.000, dan Group diharga Rp 2.400.000.
Fasilitas yang akan didapatkan saat menggunakan VIP Package sendiri di antaranya seperti Balkondes Homestay, Balkonjazz VIP Spot Area, Balkonjazz Mechandise T-shirt, dan masih banyak lainnya.
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
2275
Populasi
2156
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
4431
2275
Laki-laki
2156
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
4431
TOTAL
Aparatur Kalurahan
Lurah
TUPAR
Carik
TRI SULISTIYO, S. Kom
Panata Laksana sarta Pangripta
RUDIYANTA, SH
Danarta
RR. RETNO PRASTIWININGRUM.. SE
Kamituwa
KARTINI DWI SUSILOWATI, S.TP., M.Sc
Ulu-ulu
ROHMAT ARIFIN
Dukuh Janturan
MARYOTO
Dukuh Menggungan
SUPANGAT
Dukuh Soropadan
SUMARDI
Dukuh Garang
PRABOWO
Dukuh Tegal Perang
RIZKA WARID HARDYANTO
Dukuh Kopok Wetan
MUJIMAN
Dukuh Kopok Kidul
SAMBADI
Dukuh Kopok Kulon
HERU PARSETIYO
Dukuh Bujidan
TRIYANA
Dukuh Jombokan
ADI NUR ASTONO, S.Pd
Dukuh Soronanggan
RINI KUSUMA WARTI
Dukuh Siluwok Lor
GREIS HANANTO
Dukuh Siluwok Kidul
GIYO SUPRIYATNO
Kalurahan Tawangsari
Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, 34
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
PETA JALAN 3D
Presensi Pamong
Arsip Artikel

21.751 Kali
Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan untuk Anak Usia 21 Tahun yang Masih Kuliah

2.130 Kali
Ternyata 3 Kerajinan Unik Ini Bisa ditemukan di Kulon Progo

1.741 Kali
PERSYARATAN PELAYANAN KALURAHAN TAWANGSARI
1.464 Kali
Penyaluran Penerimaan Bantuan Pangan (PBP) untuk 568 Warga Kalurahan Tawangsari

1.408 Kali
Rendahnya Minat Baca Generasi Muda di Era Milenial
1.366 Kali
Era Baru Tata Kelola Desa: PP Nomor 16 Tahun 2026 Resmi Berlaku, Kesejahteraan Perangkat Desa Jadi Sorotan

1.356 Kali
Pengisian Keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa Tawangsari Tahun 2019

667 Kali
Berkas Masuk Peserta Penjaringan dan Penyaringan Jagabaya
267 Kali
Penjaringan dan Penyaringan Pamong Jagabaya Kalurahan Tawangsari
98 Kali
Wujudkan Transparansi, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tawangsari Gelar RAT Tahun 2025
271 Kali
Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa 2026
1.366 Kali
Era Baru Tata Kelola Desa: PP Nomor 16 Tahun 2026 Resmi Berlaku, Kesejahteraan Perangkat Desa Jadi Sorotan

9 Kali
Unduhan
124 Kali
Duka Dua Provinsi: Ketika Aceh dan Sumatera Utara Diterjang Bencana Hidrometeorologi
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 3,628 |
| Kemarin | : | 3,740 |
| Total | : | 221,887 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 192.168.64.23 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |


Kirim Komentar