Kalurahan Tawangsari
Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo - 34
Administrator | 12 September 2019 | 335 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
12 September 2019
335 Kali Dibaca
[KBR|Warita Desa] Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyebut pariwisata di Indonesia akan baik-baik saja, meskipun saat ini terjadi perlambatan ekonomi global dunia. Menurutnya, manusia tetap membutuhkan liburan, meskipun keadaan ekonomi gobal menurun.
Arief mengatakan, lebih baik fokus membangun pariwisata dibanding resesi.
"Jadi tidak terlalu terpengaruh terhadap resesi, lihat saja jumlah kita, naik terus. Atau negara-negara yang basisnya pariwisata, cenderung lebih tahan terhadap gejolak ekonomi," katanya usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata di Swissotle PIK Avenue, Selasa (10/9/2019).
Arief Yahya menyatakan, sektor pariwisata akan menjadi sektor utama yang menyokong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sehingga keadaan ekonomi Indonesia stabil di tengah perlambatan ekonomi global.
"Kita percepat. Nomor sembilan di dunia. Kita selalu tumbuh double digit untuk pariwisata. Pertumbuhan ekonomi kita katakan 5 hingga 6 persen, maka kita 14 persen," ujarnya.
Menurutnya, pariwisata akan tumbuh, ketika infrastruktur baik, pelayanan meningkat, perizinan pengembangan wisata lebih mudah dan cepat.
Selain itu, Kementerian pariwisata juga mendorong pembangunan infrastruktur di lima destinasi super prioritas pariwisata Indonesia, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.
Arief menjelaskan, infrastruktur harus dituntaskan 2020, sebelum Kementerian Pariwisata melakukan promosi masif.
"Tahun 2018, pariwisata telah menyumbangkan devisa sebesar Rp19,2 milliar. 10 trilliun rupiah itu saya tuliskan di dalam surat, hanya 0,5 persen dari APBN kita, 0,4 sebenarnya. 0,5 persen, kurang dari 1 persen, tetapi kita berani menjanjikan, dapat menjadi penyumbang devisa terbesar," katanya.
Tak hanya promosi, Kementerian Pariwisata juga akan membahas integrasi pemangku kepentingan terkait, peningkatan daya saing SDM, dukungan aksesibilitas dan konektivitas, serta membahas Integrated Tourism Master Plan (ITMP), dan meningkatkan fasilitas publik, produk lokal.
Saat ini, Pemerintah menganggarkan dana Rp6,5 triliun untuk 4 destinasi super prioritas, yaitu Danau Toba sebesar Rp2,2 triliun, Borobudur Rp2,1 triliun, Labuan Bajo Rp1,3 triliun, Mandalika Rp1,9 triliun.
Arief mengatakan, pembangunan pariwisata di Indonesia akan meningkatkan devisa negara di tengah gejolak ekonomi.
Selain itu, Pemerintah juga telah membangun The Kaldera - Toba Nomadic Escape di lahan Zona Otorita Kabupaten Toba Samosir, Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kulon Progo, Sirkuit Moto GP di Mandalika, dan pembangunan hotel, marina, area komersial dan pelabuhan feri di Labuhan Bajo.
Oleh : Lea Citra
Editor : Kurniati Syahdan
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
2275
Populasi
2156
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
4431
2275
Laki-laki
2156
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
4431
TOTAL
Aparatur Kalurahan
Lurah
TUPAR
Carik
TRI SULISTIYO, S. Kom
Panata Laksana sarta Pangripta
RUDIYANTA, SH
Danarta
RR. RETNO PRASTIWININGRUM.. SE
Kamituwa
KARTINI DWI SUSILOWATI, S.TP., M.Sc
Ulu-ulu
ROHMAT ARIFIN
Dukuh Janturan
MARYOTO
Dukuh Menggungan
SUPANGAT
Dukuh Soropadan
SUMARDI
Dukuh Garang
PRABOWO
Dukuh Tegal Perang
RIZKA WARID HARDYANTO
Dukuh Kopok Wetan
MUJIMAN
Dukuh Kopok Kidul
SAMBADI
Dukuh Kopok Kulon
HERU PARSETIYO
Dukuh Bujidan
TRIYANA
Dukuh Jombokan
ADI NUR ASTONO, S.Pd
Dukuh Soronanggan
RINI KUSUMA WARTI
Dukuh Siluwok Lor
GREIS HANANTO
Dukuh Siluwok Kidul
GIYO SUPRIYATNO
Kalurahan Tawangsari
Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, 34
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
PETA JALAN 3D
Presensi Pamong
Arsip Artikel

237 Kali
Berkas Masuk Peserta Penjaringan dan Penyaringan Jagabaya
178 Kali
Penjaringan dan Penyaringan Pamong Jagabaya Kalurahan Tawangsari
76 Kali
Wujudkan Transparansi, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tawangsari Gelar RAT Tahun 2025
178 Kali
Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa 2026
1.048 Kali
Era Baru Tata Kelola Desa: PP Nomor 16 Tahun 2026 Resmi Berlaku, Kesejahteraan Perangkat Desa Jadi Sorotan
100 Kali
Duka Dua Provinsi: Ketika Aceh dan Sumatera Utara Diterjang Bencana Hidrometeorologi
82 Kali
Sultan Jogja Tegaskan Tidak Menjual Lahan untuk Proyek Tol
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 2,789 |
| Kemarin | : | 3,689 |
| Total | : | 175,295 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 192.168.64.23 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar