Kalurahan Tawangsari
Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo - 34
Administrator | 14 September 2019 | 343 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
14 September 2019
343 Kali Dibaca
[KBR|Warita Desa] Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia tak kunjung padam dan dampaknya kian meluas.
Menurut data Karhutla Monitoring System Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sampai awal September 2019 luas karhutla sudah mencapai 328.772 hektare.
Jika dibandingkan Lapangan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta yang luasnya 80 hektare, area karhutla itu kira-kira sudah 4.100 kali lipat lebih besar.
Lima provinsi dengan kebakaran hutan terluas adalah:
Nusa Tenggara Timur: 108.368 hektareRiau: 49.266 hektareKalimantan Tengah: 44.769 hektareKalimantan Barat: 25.900 hektareSumatera Selatan: 11.826 hektare
Dari 34 provinsi di Indonesia, hanya ada dua provinsi yang bebas dari karhutla tahun ini, yakni Banten dan DKI Jakarta.
Upaya Pemadaman
Upaya pemadaman karhutla di berbagai wilayah Indonesia masih terus berjalan.
Menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sampai Jumat (13/9/2019) masih ada sekitar 9.072 orang dan 37 unit helikopter yang digerakkan untuk pemadaman.
BNPB mengklaim karhutla di berbagai titik di Pulau Jawa sudah padam. Namun, intensitas kebakaran di di Pulau Sumatera dan Kalimantan masih tinggi, hingga menimbulkan kabut asap dan merusak kualitas udara setempat.
Wilayah Terdampak Kabut Asap
Menurut data BNPB, sampai Jumat (13/9/2019) pencemaran kabut asap karhutla paling parah terjadi di provinsi berikut:
Kalimantan Barat: tingkat pencemaran udara berbahayaRiau: udara sangat tidak sehatJambi: udara sangat tidak sehatSumatera Selatan: udara sangat tidak sehat
Sedangkan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, BNPB mengklaim pencemaran udara akibat kabut asap karhutla masih di taraf sedang.
Anita Kuntariati warga Palembang, Sumatera Selatan, berharap masalah kabut asap ini bisa segera teratasi. Melalui akun Twitter @kuntarianita, ia mengunggah komentar di media sosial resmi BNPB:
"Padahal di dalam rumah pintu dan jendela tertutup semua, tapi mata pedih, nafas jadi sesak. Semoga segera selesai asap ini," kicau Anita (13/9/2019).
Oleh : Adi Ahdiat
Editor: Agus Luqman
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
2275
Populasi
2156
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
4431
2275
Laki-laki
2156
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
4431
TOTAL
Aparatur Kalurahan
Lurah
TUPAR
Carik
TRI SULISTIYO, S. Kom
Panata Laksana sarta Pangripta
RUDIYANTA, SH
Danarta
RR. RETNO PRASTIWININGRUM.. SE
Kamituwa
KARTINI DWI SUSILOWATI, S.TP., M.Sc
Ulu-ulu
ROHMAT ARIFIN
Dukuh Janturan
MARYOTO
Dukuh Menggungan
SUPANGAT
Dukuh Soropadan
SUMARDI
Dukuh Garang
PRABOWO
Dukuh Tegal Perang
RIZKA WARID HARDYANTO
Dukuh Kopok Wetan
MUJIMAN
Dukuh Kopok Kidul
SAMBADI
Dukuh Kopok Kulon
HERU PARSETIYO
Dukuh Bujidan
TRIYANA
Dukuh Jombokan
ADI NUR ASTONO, S.Pd
Dukuh Soronanggan
RINI KUSUMA WARTI
Dukuh Siluwok Lor
GREIS HANANTO
Dukuh Siluwok Kidul
GIYO SUPRIYATNO
Kalurahan Tawangsari
Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, 34
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
PETA JALAN 3D
Presensi Pamong
Arsip Artikel

236 Kali
Berkas Masuk Peserta Penjaringan dan Penyaringan Jagabaya
176 Kali
Penjaringan dan Penyaringan Pamong Jagabaya Kalurahan Tawangsari
76 Kali
Wujudkan Transparansi, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tawangsari Gelar RAT Tahun 2025
178 Kali
Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa 2026
1.045 Kali
Era Baru Tata Kelola Desa: PP Nomor 16 Tahun 2026 Resmi Berlaku, Kesejahteraan Perangkat Desa Jadi Sorotan
100 Kali
Duka Dua Provinsi: Ketika Aceh dan Sumatera Utara Diterjang Bencana Hidrometeorologi
82 Kali
Sultan Jogja Tegaskan Tidak Menjual Lahan untuk Proyek Tol
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 2,554 |
| Kemarin | : | 3,689 |
| Total | : | 175,060 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 192.168.64.23 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar