Kalurahan Tawangsari

Kapanewon Pengasih
Kabupaten Kulon Progo - Daerah Istimewa Yogyakarta

Artikel

Panggilan Pulang Dari Desa

Administrator

01 Oktober 2019

434 Kali Dibaca

Hiruk pikuk dinamika bangsa akhir - akhir ini membuat pikiran masyarakat terpanggil untuk ikut berkomentar.

Ketika tukang parkir mengajak saya malam ini berdiskusi dengan topik bangkitnya gerakan mahasiswa yang akhir - akhir ini menjadi fenomena paling Hot di layar penyajian berita di media informasi.

Saya tersadar bahwa gerakan generasi "Z" ini bukan lagi gerakan main - main. Gerakan ini sepertinya bentuk komplikasi dari amarah yang terus dipendam dalam relung jiwa lintas waktu.

Namun, bukan ini yang saja yang menjadi fokus tulisan saya. Kali ini saya ingin menarasikan tentang seorang aktivist yang memilih untuk kembali ke akar masalah dan mencoba memperbaiki itu semua.

Seperti kata - katanya kepada kami bahwa "untuk membangun negeri ini, jalur perjuangan selain di jalan raya, kalian juga harus menyelesaikan itu dengan aksi nyata. Desa adalah akar dari mangkraknya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan ini tentu akan semakin parah jika aktivist pergerakan terus mengincar posisi elit".

Kang Randi Saputra namanya seorang abang sekaligus kaka yang kami kenal dengan sosok rendah hati, pengayom dimata kader pergerakan yang kemudian membuktikan kepada kami bahwa kita tidak boleh menutup mata dari situasi politik kebangsaan namun kita juga harus siap dengan berbagai macak tawaran untuk masyarakat. Desa adalah rumah penuh kaharmonisan yang sekian lama sangat jarang tersentuh oleh Ide brilian purnawirawan aktivis mahasiswa.

Kang Randi Saputra salahsatu mantan Ketua dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya kendatipun kini telah menjadi salahsatu pemuda penggerak, ia masih mau turun ke Desanya di Pasuruan untuk menghibahkan diri sebagai salahsatu calon Kepala Desa.

Saya sempat merenung beberapa saat. Tentu bagi seorang aktivist yang selama ini terus melibatkan diri dalam konflik Vertikal, menjadi pemimpin di Desa tentu bukanlah sesuatu yang luar biasa. Desa kan bukan gelanggang yang berat.

Namun, setelah saya melihat dan menyaksikan sendiri bahwa tidak sedikit mangkraknya pembangunan di Desa merupakan ulah daripada pola pikir aktivis mahasiswa dan aktivis sosial yang seperti ini. Seharusnya Posisi sebagai Kepala Desa mesti diisi oleh aktivist. Karena Inteligensi, Kepekaan Sosial dan Progressifitasnya merupakan hal yang dibutuhkan oleh masyarakat Desa hari ini.

Namun tak semudah itu, dinamika yang terjadi di Desa, seperti yang saya jumpaipun berbanding terbalik dengan anggapan saya. Sejumlah 11 Putra dan Putri terbaik mengisi list calon Kepala Desa dan siap menjadi pemimpin Desa. Tentu masing - masing dengan tujuan yang tak sama. Ada yang tertarik lantaran ADDnya ada pula yang tertarik karena panggilan Jiwa.

 

Kang Randi kemudian berkata kepada kami bahwa ini (Desa) adalah gelanggang perjuangan yang sesungguhnya. Ketika Desa Memanggil, Jangan Beri punggung (membelakangi) padanya. Karena Desa Butuh Pemimpin Tangguh dan pemimpin tangguh itu adalah yang lahir dari kita kaum Aktivis Pergerakan.

Mari pulang... Marilah pulang, turun dan merenung. Sampai kapan mereka kita biarkan dengan harapan tanpa kepastian. Desa telah memanggil pulang untuk membangun.

(Penulis: Putra Sebrang)

 

Sumber : https://www.kompasiana.com/daesah1016/5d920245097f361438184512/panggilan-pulang-dari-desa?page=1

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Statistik Desa

Aparatur Kalurahan

Lurah

TUPAR

Carik

TRI SULISTIYO, S. Kom

Panata Laksana sarta Pangripta

RUDIYANTA, SH

Danarta

RR. RETNO PRASTIWININGRUM.. SE

Kamituwa

KARTINI DWI SUSILOWATI, S.TP., M.Sc

Ulu-ulu

ROHMAT ARIFIN

Dukuh Janturan

MARYOTO

Dukuh Menggungan

SUPANGAT

Dukuh Soropadan

SUMARDI

Dukuh Garang

PRABOWO

Dukuh Tegal Perang

RIZKA WARID HARDYANTO

Dukuh Kopok Wetan

MUJIMAN

Dukuh Kopok Kidul

SAMBADI

Dukuh Kopok Kulon

HERU PARSETIYO

Dukuh Bujidan

TRIYANA

Dukuh Jombokan

ADI NUR ASTONO, S.Pd

Dukuh Soronanggan

RINI KUSUMA WARTI

Dukuh Siluwok Lor

GREIS HANANTO

Dukuh Siluwok Kidul

GIYO SUPRIYATNO

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Kalurahan Tawangsari

Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, 34

Galeri Video

Video Desa 1
Video Desa 2
Video Desa 3

PETA JALAN 3D

Kantor Kalurahan
Jalan Kyai Ronggo

Transparansi Anggaran

APBK 2026 Pelaksanaan

Pendapatan

AnggaranRealisasi
Rp 2.105.808.545,00RP 0,00

Belanja

AnggaranRealisasi
Rp 2.568.910.478,00RP 0,00

Pembiayaan

AnggaranRealisasi
Rp 429.497.613,65RP 0,00

APBK 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 61.438.616,00RP 0,00

Hasil Aset Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 9.000.000,00RP 0,00

Lain-Lain Pendapatan Asli Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 58.433.600,00RP 0,00

Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 355.072.000,00RP 0,00

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

AnggaranRealisasi
Rp 184.737.921,00RP 0,00

Alokasi Dana Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 871.953.408,00RP 0,00

Bantuan Keuangan Provinsi

AnggaranRealisasi
Rp 555.000.000,00RP 0,00

Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-Tahun Sebelumnya

AnggaranRealisasi
Rp 1.800.000,00RP 0,00

Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah

AnggaranRealisasi
Rp 8.373.000,00RP 0,00

APBK 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 1.516.870.342,00RP 0,00

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 846.079.500,00RP 0,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 40.924.047,00RP 0,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 157.743.950,00RP 0,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Kalurahan

AnggaranRealisasi
Rp 7.292.639,00RP 0,00

Lokasi Kantor Kalurahan

Latitude:-7.882501681418011
Longitude:110.12025584745216

Kalurahan Tawangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo - Daerah Istimewa Yogyakarta

Buka Peta

Wilayah Kalurahan