Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kalurahan Tawangsari ( ꦥꦼꦩꦼꦫꦶꦤ꧀ꦠꦃꦏꦭꦸꦫꦃꦲꦤ꧀ ꦠꦮꦁꦱꦫꦶ), Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta

Artikel

Hari Tani 2019, Kesejahteraan Petani Masih Jadi Masalah

24 September 2019  Administrator  359 Kali Dibaca  Berita Lokal

Jelang Hari Tani Nasional yang jatuh tiap 24 September, berbagai persoalan sektor pertanian kembali mengemuka. Mayoritas persoalan terbilang klise, karena tak pernah mendapatkan solusi komprehensif.

Walau Indonesia dikenal sebagai wilayah dengan kesuburan tanah dan iklim tropis yang menjanjikan bagi produksi hasil pertanian, menjadi petani bukanlah perkara mudah.

Pelaku pertanian senantiasa dibuat limbung dengan ancaman ganas berupa gagal panen, anjloknya harga akibat banjir komoditas impor, hingga tren konsumsi yang terus bergeser.

Esok, pada 24 September merupakan Peringatan Hari Tani Nasional. Sebagaimana kenyataan hingga sekarang, sektor pertanian masih berperan sebagai penyerap tenaga kerja sektor informal paling besar.

“Sayangnya menjadi petani harus siap dengan segala ketidakpastian,” kata Direktur Pasar Komoditi Nasional (Paskomnas) Soekam Parwadi, Senin (23/9/2019).

Keunggulan komparatif seperti iklim tropis dan kegemburan tanah yang membuat Indonesia mampu memproduksi komoditas ekspor seakan terbuang sia-sia.

Menurut Soekam, sejak dulu hingga kini sektor pertanian masih dijalankan secara tradisional.

“Modernisasi pertanian yang membuat kita kalah dengan petani negara-negara maju. Bahkan kalah dari Vietnam,” ujarnya.

Merujuk istilah tradisional, pertanian saat ini tidak dijalankan dengan manajerial yang profesional. Hal tersebut bisa ditandakan dengan ketiadaan informasi pasar yang akurat, peralatan pertanian memadai, luasan lahan, dan perlengkapan mengelola stok.

Hal itu membuat harga anjlok saat panen melimpah, dan gagal panen yang menimpa para petani. “Sebenarnya pasar itu mengharapkan berbagai komoditas yang spesifik jenisnya, kualifikasinya, serta pasokan yang terjamin. Hal itu tidak bisa dilakukan secara tradisional, melainkan harus profesional, ada manajerial,” tambah Soekam.

Persoalannya, hingga kini dorongan untuk menjadikan sektor pertanian dari praktik tradisional ke arah yang lebih profesional masih berliku. Sebut saja era Orde Baru, di mana pemerintah mendorong kelahiran sistem pengelolaan pertanian berbasis unit desa pun ikut gagal.

Pada era Presiden Soeharto, setiap desa dengan agronomik serupa diciptakan unit desa dengan luasan 1.000 hektare—3.000 hektare, lengkap dengan institusi koperasi, penyuluh pertanian, hingga perbankan. “Sebenarnya itu ideal, tetapi karena moral pelaksananya rendah pun gagal. Jadi banyak korupsi,” katanya.

Kondisi tersebut tak beranjak hingga sekarang. Soekam menilai meski terdapat kementerian teknis yang menangani pertanian, hingga kewenangan pemerintah daerah dan perangkat dinasnya belum mampu mewujudkan perekonomian berbasis pertanian.

“Banyak Bupati dan kepala daerah dengan basis masyarakat petani juga tidak paham pertanian. Hampir semua kelembagaan teknis juga jadi birokrat pertanian, tidak paham memajukannya,” kata Soekam.

 

Sumber : https://ekonomi.bisnis.com/read/20190923/99/1151397/hari-tani-2019-kesejahteraan-petani-masih-jadi-masalah

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

05 Maret 2019 | 42.099 Kali
Sejarah Desa
05 Maret 2019 | 41.094 Kali
Profil Kalurahan
29 Maret 2019 | 40.693 Kali
Maklumat PPID
05 Maret 2019 | 40.539 Kali
Pamong Kalurahan
22 Januari 2019 | 40.513 Kali
Visi dan Misi Lurah Tawangsari Tahun 2021 s.d. 2027
05 Maret 2019 | 40.494 Kali
Perjanjian Kerjasama dengan Pihak Ketiga
29 Maret 2019 | 40.370 Kali
Dasar Hukum

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Kantor Desa
Alamat : Alamat
Desa : Tawangsari
Kecamatan : Pengasih
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos :
Telepon :
Email :

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 1,846
    Kemarin : 3,645
    Total Pengunjung : 6,344
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0