Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kalurahan Tawangsari ( ꦥꦼꦩꦼꦫꦶꦤ꧀ꦠꦃꦏꦭꦸꦫꦃꦲꦤ꧀ ꦠꦮꦁꦱꦫꦶ), Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta

Artikel

Ekonomi Global Melambat, Menpar Tak Khawatir Pariwisata Turun

12 September 2019  Administrator  306 Kali Dibaca  Berita Lokal

[KBR|Warita Desa] Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyebut pariwisata di Indonesia akan baik-baik saja, meskipun saat ini terjadi perlambatan ekonomi global dunia. Menurutnya, manusia tetap membutuhkan liburan, meskipun keadaan ekonomi gobal menurun.

Arief mengatakan, lebih baik fokus membangun pariwisata dibanding resesi.

"Jadi tidak terlalu terpengaruh terhadap resesi, lihat saja jumlah kita, naik  terus. Atau negara-negara yang basisnya pariwisata,   cenderung lebih tahan terhadap gejolak ekonomi," katanya usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata di Swissotle PIK Avenue, Selasa (10/9/2019).

Arief Yahya menyatakan, sektor pariwisata akan menjadi sektor utama yang menyokong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sehingga keadaan ekonomi Indonesia stabil di tengah perlambatan ekonomi global.

"Kita percepat. Nomor sembilan di dunia. Kita selalu tumbuh double digit untuk pariwisata. Pertumbuhan ekonomi kita katakan   5 hingga 6 persen, maka kita 14 persen," ujarnya.

Menurutnya, pariwisata akan tumbuh, ketika infrastruktur baik, pelayanan meningkat, perizinan pengembangan wisata lebih mudah dan cepat.

Selain itu, Kementerian pariwisata juga mendorong pembangunan infrastruktur di lima destinasi super prioritas pariwisata Indonesia, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Arief menjelaskan, infrastruktur harus dituntaskan 2020, sebelum Kementerian Pariwisata melakukan promosi masif.

"Tahun 2018, pariwisata telah menyumbangkan devisa sebesar Rp19,2 milliar.  10 trilliun rupiah itu saya tuliskan di dalam surat, hanya 0,5 persen dari APBN kita, 0,4 sebenarnya. 0,5 persen, kurang dari 1 persen, tetapi kita berani menjanjikan, dapat menjadi penyumbang devisa terbesar," katanya.

Tak hanya promosi, Kementerian Pariwisata juga akan membahas integrasi pemangku kepentingan terkait, peningkatan daya saing SDM, dukungan aksesibilitas dan konektivitas, serta membahas Integrated Tourism Master Plan (ITMP), dan meningkatkan fasilitas publik, produk lokal.

Saat ini, Pemerintah menganggarkan dana Rp6,5 triliun untuk 4 destinasi super prioritas, yaitu Danau Toba sebesar Rp2,2 triliun, Borobudur Rp2,1 triliun, Labuan Bajo Rp1,3 triliun, Mandalika Rp1,9 triliun.

Arief mengatakan, pembangunan pariwisata di Indonesia akan meningkatkan devisa negara di tengah gejolak ekonomi.

Selain itu, Pemerintah juga telah membangun The Kaldera - Toba Nomadic Escape di lahan Zona Otorita Kabupaten Toba Samosir, Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kulon Progo, Sirkuit Moto GP di Mandalika, dan pembangunan hotel, marina, area komersial dan pelabuhan feri di Labuhan Bajo.

Oleh : Lea Citra
Editor : Kurniati Syahdan

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

05 Maret 2019 | 42.099 Kali
Sejarah Desa
05 Maret 2019 | 41.094 Kali
Profil Kalurahan
29 Maret 2019 | 40.693 Kali
Maklumat PPID
05 Maret 2019 | 40.539 Kali
Pamong Kalurahan
22 Januari 2019 | 40.513 Kali
Visi dan Misi Lurah Tawangsari Tahun 2021 s.d. 2027
05 Maret 2019 | 40.494 Kali
Perjanjian Kerjasama dengan Pihak Ketiga
29 Maret 2019 | 40.370 Kali
Dasar Hukum

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Kantor Desa
Alamat : Alamat
Desa : Tawangsari
Kecamatan : Pengasih
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos :
Telepon :
Email :

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 1,848
    Kemarin : 3,645
    Total Pengunjung : 6,346
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0