Tawangsari – Pada Selasa (06/06/2023) bertempat di Balai Kalurahan Tawangsari dilaksanakan rapat pembentukan panitia bersih desa. Rapat dihadiri Lurah Tawangsari, Pamong, dan tokoh masyarakat. Rapat pembentukan dimulai pukul 20.00 WIB, dimulai dengan sambutan Bapak Tupar selaku Lurah Kalurahan Tawangsari. Dalam sambutannya, beliau menegaskan kepada hadirin apakah tahun ini mengadakan bersih desa atau tidak, kapan pelaksanaannya, serta dalangnya nanti siapa ?
Beliau juga mengingatkan kepada Dukuh terkait SPPT PBB tahun 2023.
“ Bapak Ibu Dukuh mohon ingatkan warganya untuk segera membayar SPPT PBB ”, pungkas beliau.

Dalam pembahasan bersama tamu undangan yang hadir, didapatkan kesepakatan bahwa panitia bersih desa tahun 2023 sama dengan tahun 2022. Untuk Ketua 1 Bapak Saliman dari Padukuhan Garang, Ketua 2 Bapak H. Slamet, S.T dari Padukuhan Soropadan, Sekretaris 1 Bapak Tri Sulistiyo, S.Kom dari Padukuhan Soropadan, Sekretaris 2 Hasan Musthofa dari Padukuhan Menggungan, Bendahara 1 Ibu Yussi farida A dari Padukuhan Janturan, Bendahara 2 Ibu RR. Retno Prastiwiningrum, S.E dari Padukuhan Siluwok Lor.
Selanjutnya untuk Sinoman dari Padukuhan Garang dan Soropadan. Dalang untuk bersih desa tahun 2023 disepakati dengan voting terbanyak yaitu Ki Wisnu Hadi Sugito, dengan penarikan biaya per kartu keluarga masih sama dengan tahun sebelumnya yaitu 25 ribu rupiah, sedangkan untuk warga luar Tawangsari yang memiliki tanah di Tawangsari dikenakan biaya 35 ribu rupiah. Setelah disepakati Panitia dan besarannya penarikan biaya acara bersih desa, acara acara selesai pukul 20.30 WIB.

(TW)