Kalurahan Tawangsari
Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo - 34
Administrator | 30 Agustus 2019 | 366 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
30 Agustus 2019
366 Kali Dibaca
Yogyakarta (27/08/2019) jogjaprov.go.id – Selama lima tahun terakhir, tidak terdapat kasus penyalahgunaan pengelolaan keuangan terkait Dana Desa di DIY. Hal ini karena masyarakat DIY memiliki tekat bekerja keras dan bertanggung jawab pada komitmen untuk mengangkat desa menjadi lebih baik.
“Di daerah lain banyak kasus penyelewengan Dana Desa karena kurang kuatnya komitmen. Terima kasih sekali karena DIY tidak seperti itu. Saya percaya semangat para pendamping masih sangat tinggi untuk mendorong terlaksananya pengelolaan dana desa secara optimal,” papar Sekda DIY Ir. Gatot Saptadi. Paparan disampaikan Gatot saat membuka acara Rakor Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa DIY TA 2019, Selasa (27/08) di Hotel Santika, Yogyakarta.
Rakor tersebut diselenggarakan oleh Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Setda DIY guna lebih mengoptimalkan pengelolaan Dana Desa di DIY dan akan berlangsung 27 s.d 30 Agustus 2019 mendatang. Saat menyampaikan paparan terkait pengelolaan dana desa ini, Gatot didampingi oleh Plh. Kepala Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Setda DIY, dr. RA. Arida Utami, M.Kes.
Gatot menjelaskan, Dana Desa diprioritaskan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan publik, mengentaskan kemiskinan, memajukan perekonomian, dan mengatasi kesenjangan pembangunan.
Keberadaan Dana Desa dari sisi manfaat tentu sangat terasa. Hal tersebut bisa dilihat dari persentase anak stunting yang terbukti turun dari angka 37% menjadi 30%. Pun dengan kemiskinan yang juga secara konstan terus menunjukan penurunan. Tingkat perekonomian masyarakat desa juga meningkat 50 %.
“Tentunya ini adalah hal positif. Untuk itu implementasi dilapangan harus lebih kita optimalkan lagi sehingga prioritas peningkatan taraf hidup masyarakat tercapai,” jelas Gatot.
Tahun ini dana keistimewaan difokuskan pada Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) yang lebih berkonsentrasi pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Namun kedepan, akan bergeser pada Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) yang akan fokus pada peningkatan SDM.
Lebih lanjut Gatot menyampaikan, saat ini DIY sedang menggodog pola-pola yang mendukung Dana Desa melalui Dana Keistimewaan atau Danais. Menurut Gatot, Perda kabupaten/kota sudah terbentuk dan sedang menunggu turunan Perda tersebut serta Perdes untuk bisa mengawal dan memfasilitasi Danais tersebut.
"Yang pasti administrasi pemerintahan harus lengkap dan dipenuhi. Bagaimana mekanismenya nanti akan kita lihat. Mudah-mudahan kurang dari setahun, sudah bisa kita realisasikan," ujar Gatot.
Drs. Mohammad Qosim, Ketua Panitia penyelenggaraan Rakor tersebut menyampaikan laporan, acara ini dihadiri oleh 162 peserta. Para peserta terdiri dari unsur BAPPEDA daerah serta Kabupaten/kota, Biro Tata Pemerintahan Setda DIY, Inspektorat se-DIy, Dinas Pariwisata se-DIY, Dinas Kesehatan se-DIY, Pendamping Pengelolaan Dana Desa Kabupaten/Kota, camat se-DIY dan perwakilan kepala desa.
Tujuan Rakor ini adalah untuk optimalisai peningkatan kualitas dana desa, evaluasi kinerja Pendamping Pengelolaan Dana Desa, perumusan Strategi Inovasi Pengelolaan, perumusan pemecahan masalah yang timbul terkait dana desa serta pelaksanaan rencana kerja dan tindak lanjut pengelolaan Dana Desa. (uk)
Sumber : https://www.jogjaprov.go.id/berita/detail/8058-pengelolaan-dana-desa-diy-bebas-penyelewengan
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
2275
Populasi
2156
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
4431
2275
Laki-laki
2156
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
4431
TOTAL
Aparatur Kalurahan
Lurah
TUPAR
Carik
TRI SULISTIYO, S. Kom
Panata Laksana sarta Pangripta
RUDIYANTA, SH
Danarta
RR. RETNO PRASTIWININGRUM.. SE
Kamituwa
KARTINI DWI SUSILOWATI, S.TP., M.Sc
Ulu-ulu
ROHMAT ARIFIN
Dukuh Janturan
MARYOTO
Dukuh Menggungan
SUPANGAT
Dukuh Soropadan
SUMARDI
Dukuh Garang
PRABOWO
Dukuh Tegal Perang
RIZKA WARID HARDYANTO
Dukuh Kopok Wetan
MUJIMAN
Dukuh Kopok Kidul
SAMBADI
Dukuh Kopok Kulon
HERU PARSETIYO
Dukuh Bujidan
TRIYANA
Dukuh Jombokan
ADI NUR ASTONO, S.Pd
Dukuh Soronanggan
RINI KUSUMA WARTI
Dukuh Siluwok Lor
GREIS HANANTO
Dukuh Siluwok Kidul
GIYO SUPRIYATNO
Kalurahan Tawangsari
Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, 34
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
PETA JALAN 3D
Presensi Pamong
Arsip Artikel
46 Kali
Penjaringan dan Penyaringan Pamong Jagabaya Kalurahan Tawangsari
25 Kali
Wujudkan Transparansi, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tawangsari Gelar RAT Tahun 2025
26 Kali
Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa 2026
460 Kali
Era Baru Tata Kelola Desa: PP Nomor 16 Tahun 2026 Resmi Berlaku, Kesejahteraan Perangkat Desa Jadi Sorotan
73 Kali
Duka Dua Provinsi: Ketika Aceh dan Sumatera Utara Diterjang Bencana Hidrometeorologi
74 Kali
Sultan Jogja Tegaskan Tidak Menjual Lahan untuk Proyek Tol
61 Kali
Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran Pandansimo: Penghubung Baru Perekonomian Jawa Selatan
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 2,290 |
| Kemarin | : | 3,714 |
| Total | : | 97,632 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 192.168.64.23 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar