Kalurahan Tawangsari

Kap. Pengasih
Kab. Kulon Progo - Di Yogyakarta

Info
Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kalurahan Tawangsari ( ꦥꦼꦩꦼꦫꦶꦤ꧀ꦠꦃꦏꦭꦸꦫꦃꦲꦤ꧀ ꦠꦮꦁꦱꦫꦶ), Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta

Artikel

TBC, Musuh Lama yang Masih Mengintai di Sekitar Kita

Admin Kalurahan

24 Februari 2026

8 Kali dibuka

 

Penyakit TBC atau Tuberkulosis bukan hanya cerita masa lalu. Sampai sekarang, penyakit ini masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kulon Progo. Meski sudah ada obatnya dan bisa disembuhkan, TBC tetap menjadi fenomena gunung es — banyak kasus yang belum ditemukan karena tersembunyi di balik berbagai kendala.

Apa Itu TBC?

TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Umumnya menyerang paru-paru (TBC paru), tapi juga bisa menyerang organ lain seperti kelenjar, tulang, atau otak.

TBC bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa — terutama bila daya tahan tubuh lemah atau sering kontak dengan penderita TBC aktif.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

TBC sering berkembang perlahan. Banyak yang tidak sadar sudah tertular karena gejalanya mirip flu biasa. Waspadai bila kamu mengalami:

  • Batuk berdahak lebih dari dua minggu
  • Kadang keluar darah saat batuk
  • Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas
  • Demam ringan yang hilang timbul, terutama malam hari
  • Keringat berlebih di malam hari
  • Nafsu makan menurun dan tubuh terasa lemas

Kalau kamu atau orang di sekitarmu mengalami gejala di atas, segera periksa ke puskesmas. Pemeriksaan dan pengobatan TBC gratis.

Bagaimana TBC Menular?

TBC menular melalui udara. Saat penderita TBC paru batuk, bersin, atau bahkan berbicara, bakteri akan keluar bersama percikan dahak (droplet). Orang lain bisa tertular bila menghirup udara yang terkontaminasi.

Itulah mengapa rumah atau tempat kerja dengan ventilasi buruk dan jarang terkena sinar matahari berisiko tinggi menjadi tempat penularan.

Data Terkini: TBC Masih Jadi Fenomena Gunung Es

  • Secara Nasional:
    Indonesia berada di urutan ke-2 jumlah kasus TBC terbanyak di dunia setelah India. Tahun 2023, diperkirakan ada sekitar 1 juta kasus TBC baru, tetapi yang berhasil ditemukan dan diobati baru sekitar 70–75%. Artinya, masih ada banyak penderita TBC yang belum terdeteksi.
  • Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY):
    Pada tahun 2023, ditemukan lebih dari 7.068 kasus TBC di DIY, dan angkanya diperkirakan terus meningkat pada 2024.
  • Kabupaten Kulon Progo:
    Berdasarkan data Dinas Kesehatan, tahun 2023 ditemukan sekitar 289 kasus TBC, dan pada 2024 meningkat menjadi 386 kasus. Kenaikan ini menunjukkan penemuan kasus makin baik, tapi juga menandakan bahwa TBC masih menjadi ancaman yang nyata di masyarakat.

 

Kendala dalam Penemuan Kasus TBC

Upaya pemberantasan TBC belum bisa maksimal karena beberapa kendala:

  1. Stigma sosial – masih ada anggapan bahwa TBC adalah penyakit memalukan, membuat penderita enggan memeriksakan diri.
  2. Kurangnya kesadaran masyarakat – banyak yang menganggap batuk lama sebagai hal biasa.
  3. Kepatuhan minum obat rendah – pengobatan TBC membutuhkan waktu lama (minimal 6 bulan), dan pasien sering berhenti sebelum sembuh total.
  4. Faktor lingkungan – rumah padat penduduk, ventilasi buruk, serta perilaku merokok juga meningkatkan risiko penularan.

Langkah Pemerintah Kulon Progo dalam Penanggulangan TBC

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Kesehatan terus berupaya menekan angka TBC dengan berbagai langkah nyata, di antaranya:

  • Skrining aktif melalui puskesmas, sekolah, dan kunjungan rumah oleh petugas kesehatan.
  • Kolaborasi lintas sektor (program Public Private Mix/PPM) dengan rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan swasta untuk pelaporan dan pengobatan TBC.
  • Edukasi masyarakat untuk melawan stigma, mendorong pemeriksaan dini, dan mendukung kepatuhan pengobatan.
  • Pendampingan pasien TBC agar minum obat teratur sampai sembuh.
  • Kampanye kesehatan di Posyandu dan sekolah untuk mengenali gejala serta mencegah penularan.

Apa yang Bisa Kita Lakukan Bersama?

Pencegahan dan pemberantasan TBC butuh kerja sama semua pihak — bukan hanya tenaga kesehatan, tapi juga seluruh masyarakat. Berikut yang bisa kamu lakukan:

  1. Jangan menstigma penderita TBC – mereka butuh dukungan, bukan dijauhi.
  2. Gunakan masker saat batuk atau berada di tempat ramai.
  3. Buka jendela rumah setiap pagi agar udara segar masuk dan sinar matahari membantu membunuh kuman.
  4. Jaga pola hidup sehat – makan bergizi, cukup tidur, dan rutin olahraga.
  5. Segera periksa ke puskesmas bila batuk lebih dari dua minggu.
  6. Dampingi keluarga atau tetangga yang berobat agar tidak berhenti di tengah jalan.

Ayo Wujudkan Kulon Progo Bebas TBC

TBC bisa sembuh, bisa dicegah, dan bisa dihapuskan — asal kita semua mau peduli dan bergerak bersama.

Mari dukung gerakan “Eliminasi TBC Menuju Kulon Progo Sehat dan Bebas Penularan”.
Laporkan gejala, bantu sesama, dan jadilah bagian dari perubahan. Karena melawan TBC bukan hanya tugas petugas kesehatan, tapi tugas kita semua.

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

CAPTCHA Image

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Lurah

TUPAR

Carik

TRI SULISTIYO, S. Kom

Panata Laksana Sarta Pangripta

RUDIYANTA

Danarta

RR. RETNO PRASTIWININGRUM.. SE

Kamituwa

KARTINI DWI SUSILOWATI

Ulu-Ulu

ROHMAT ARIFIN

Jagabaya

FAJAR SUCIPTA ..SE

Dukuh Janturan

MARYOTO

Dukuh Menggungan

SUPANGAT

Dukuh Soropadan

SUMARDI

Dukuh Garang

PRABOWO

Dukuh Tegal Perang

RIZKA WARID HARDYANTO

Dukuh Kopok Wetan

MUJIMAN

Dukuh Kopok Kidul

SAMBADI

Dukuh Kopok Kulon

HERU PARSETIYO

Dukuh Bujidan

TRIYANA

Dukuh Jombokan

ADI NUR ASTONO

Dukuh Soronanggan

RINI KUSUMA WARTI

Dukuh Siluwok Lor

GREIS HANANTO

Dukuh Siluwok Kidul

GIYO SUPRIYATNO

Layanan Online

Layanan Aduan

Produk Hukum

Perpustakaan

Kelompok Informasi Masyarakat

Pajak Bumi dan Bangunan

Komentar

eka herdi nugraha

24 September 2024 13:17:21

Daftar ah...

wahyu dew

02 Januari 2024 21:50:36

Ingin tau.. ...

Syahrozi

26 Maret 2023 09:08:30

Logo yang benar-benar mengagumkan...

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:78
Kemarin:437
Total:363.787
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.216.142
Browser:Mozilla 5.0

CCTV

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

AnggaranRealisasi
Rp 2.375.290.020,00Rp 2.305.480.337,00

Belanja

AnggaranRealisasi
Rp 2.567.153.349,00Rp 2.065.811.122,00

Pembiayaan

AnggaranRealisasi
Rp 603.563.329,00Rp 603.563.329,00

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

AnggaranRealisasi
Rp 78.107.690,00Rp 78.107.690,00

Hasil Aset Desa

AnggaranRealisasi
Rp 1.350.000,00Rp 19.326.115,00

Lain-lain Pendapatan Asli Desa

AnggaranRealisasi
Rp 58.433.600,00Rp 24.976.167,00

Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 1.029.008.000,00Rp 1.029.008.000,00

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

AnggaranRealisasi
Rp 192.997.622,00Rp 143.878.244,00

Alokasi Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 899.893.108,00Rp 894.391.964,00

Bantuan Keuangan Provinsi

AnggaranRealisasi
Rp 100.000.000,00Rp 100.000.000,00

Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa

AnggaranRealisasi
Rp 9.500.000,00Rp 9.500.000,00

Bunga Bank

AnggaranRealisasi
Rp 6.000.000,00Rp 6.292.157,00

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 1.542.106.767,00Rp 1.124.370.709,00

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 724.939.400,00Rp 680.942.263,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan

AnggaranRealisasi
Rp 71.361.300,00Rp 47.629.200,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat

AnggaranRealisasi
Rp 138.868.950,00Rp 133.668.950,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

AnggaranRealisasi
Rp 89.876.932,00Rp 79.200.000,00

Peta Jalan 3D

 

Jl.Kyai Ronggo

Balai Kalurahan Tawangsari

Lokasi Kantor Kalurahan

Latitude:-7.882501681418011
Longitude:110.12025584745216

Kalurahan Tawangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo - Di Yogyakarta

Buka Peta

Wilayah Kalurahan